F. Perez Sadarlah…

9 06 2010

Pelatih baru, gagal, pecat. Begitulah kebiasaan Real Madrid. Diberi kesempatan 1 tahun untuk menggabungkan para bintang sepakbola yang egois. Sungguh waktu yang sedikit untuk membangun tim juara.

Mana mungkin bisa dalam 1 tahun menggabungkan pemain bintang lalu juara? Mereka butuh penyesuaian. Pelatih butuh waktu berpikir untuk meramu strategi untuk menyesuaikan materi skuadnya. Tidak bisa langsung simsalabim jadilah tim yang hebat. Membuat tim hebat tidak semudah membalik telapak tangan.

Lalu mereka akan bertanding dengan tim yang sudah matang, sudah kuat, sudah hebat. Bagaimana bisa menang? Ya jelas, dilihat dari sisi kekompakan tim baru bakal lebih tidak kompak. Apalagi berisi bintang-bintang yang notabene adalah pemain egois karena ingin menampilkan skill individunya masing-masing.

Sadarlah Perez. Jangan lihat dari segi ekonominya saja untuk membangun tim. Menaikkan popularitas tim bukanlah dari membeli pemain bintang, tetapi juara. Dan juara bukan hanya dengan mengganti pelatih terus menerus. Di periode pertama anda membeli ronaldo, beckham, dll. Hasilnya gagal tanpa gelar 3 tahun.mengganti pelatih sudah lebih dari 3 kali. Di periode kedua ada c.ronaldo, kaka, dll. Tahun pertama gagal juga. Apakah tahun ini dengan pelatih baru yaitu The Special One akan meraih sukses? Kita lihat saja…





Saya Benar-Benar Benci Pacaran Sebelum Menikah Sejak Sekarang

2 06 2010

Judul di atas muncul dari hati saya. Murni, jujur… Mungkin banyak kalangan yang akan menentang ini. Saya lebih yakin bahwa lebih banyak yang kontra daripada yang pro. Karena kebanyakan dari mereka beralasan bahwa ini hanya memadu kasih, bahwa ini hanya kedekatan saja, bahwa ini hal yang wajar…

Alasan-alasan mereka saya yakin pasti dari nafsu mereka. Mereka yang terbuai dalam nafsu, mereka yang terlingkup dalam ikatan yang tak jelas, hanya memikirkan diri mereka saja dan pasangannya. Tak memikirkan berapa banyak dosa yang telah mereka perbuat. Dari awalnya yang hanya pegangan tangan, lalu berlanjut ke ciuman, lama-kelamaan pelukan, dan puncaknya adalah pergaulan bebas ( na’udzubillah min dzaalik).

Bahkan mereka akan membenci kedua orang tua mereka jika hubungan mereka tidak direstui. Mereka akan memusuhi saudara2 mereka karena saudara2 kandung mereka tak menyetujui pacaran… Lalu apa faedah pacaran? Apakah hanya untuk menuruti nafsu yang menurut mereka adalah CINTA? Apakah hanya untuk saling mendengarkan lontaran kata mesra yang dibumbui oleh bisikan syaithon? Jika kalian memang saling tertarik kenapa tidak menikah saja? Jauh lebih halal. Daripada pacaran, lalu putus, pacaran dengan yang lain dan seterusnya? Tidakkah kalian kasian calon suami atau calon istri kalian hanya mendapatkan sisa2 dari orang lain?

Mungkin tetap ada saja yang beralasan bahwa mereka tidak pernah gandengan tangan, pelukan, dan seterusnya. Bukankah itu boleh? Berarti kami bisa menyebut mereka belum sadar. Belum sadar dari mimpi yang sejenak. Saya yakin mereka tetap melakukan aksi saling memuji yang sebenarnya secara tak sadar mereka telah membangkitkan nafsu mereka. Mereka terkadang lalai dalam melakukan hal lain. Mereka sebelum pacaran akan bangun saat subuh untuk shalat berjamaah di masjid, maka saat pacaran kemungkinan besar mereka akan lebih jarang ke masjid.

Selanjutny adalah pandangan. Walaupun mereka yang berpacaran tidak melakukan kontak langsung, tapi kemungkinan besar mereka akan sering saling pandang, saling lirik, dll. Tidak sadarkah bahwa itu bisa memunculkan nafsu birahi? Bukankah Islam memerintahkan wahai muslimiin wa muslimaat untuk menjaga pandangan? Jika kita sebagai pemuda muslim tidak bisa melaksanakan perintah itu, lalu siapa yang akan melaksanakannya? Orang Islam zaman dahulu saat berjaya adalah orang2 yang berkarakter kuat. Tapi sekarang kita telah banyak menghilangkan karakter2 itu… Malah kita ikut2an budaya lain dan membangga2kan hal itu. Sungguh memilukan.

Maaf jika artikel ini banyak menyakiti hati kalian. Saya hanya menyampaikan isi hati yang butuh diluapkan.

Syukran katsiran litaqrouuna haadzal qirooati :)








Follow

Get every new post delivered to your Inbox.