Pelatih baru, gagal, pecat. Begitulah kebiasaan Real Madrid. Diberi kesempatan 1 tahun untuk menggabungkan para bintang sepakbola yang egois. Sungguh waktu yang sedikit untuk membangun tim juara.
Mana mungkin bisa dalam 1 tahun menggabungkan pemain bintang lalu juara? Mereka butuh penyesuaian. Pelatih butuh waktu berpikir untuk meramu strategi untuk menyesuaikan materi skuadnya. Tidak bisa langsung simsalabim jadilah tim yang hebat. Membuat tim hebat tidak semudah membalik telapak tangan.
Lalu mereka akan bertanding dengan tim yang sudah matang, sudah kuat, sudah hebat. Bagaimana bisa menang? Ya jelas, dilihat dari sisi kekompakan tim baru bakal lebih tidak kompak. Apalagi berisi bintang-bintang yang notabene adalah pemain egois karena ingin menampilkan skill individunya masing-masing.
Sadarlah Perez. Jangan lihat dari segi ekonominya saja untuk membangun tim. Menaikkan popularitas tim bukanlah dari membeli pemain bintang, tetapi juara. Dan juara bukan hanya dengan mengganti pelatih terus menerus. Di periode pertama anda membeli ronaldo, beckham, dll. Hasilnya gagal tanpa gelar 3 tahun.mengganti pelatih sudah lebih dari 3 kali. Di periode kedua ada c.ronaldo, kaka, dll. Tahun pertama gagal juga. Apakah tahun ini dengan pelatih baru yaitu The Special One akan meraih sukses? Kita lihat saja…
SocialVibe